Profik KK BM 2016

Kelompok Keilmuan Bioteknologi Mikroba (KK-BM) adalah KK yang bernaung di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB. Saat ini KK-BM diketuai oleh Dr. Pingkan Aditiawati dengan total anggota 15 dosen. Domain penelitian KK-BM dapat dikelompokkan ke dalam enam (6) bidang yaitu, Nutrisi dan Farmasetika, Agrikultur dan Kehutanan, Akualkultur, Energi, Lingkungan, dan Biomaterial. Kajian yang dilakukan mulai dari tingkat molekuler, fisiologi mikroba, interaksi mikroba dengan organisme lainnya atau lingkungannya, pemanfaatan mikroba dalam menghasilkan produk, rekayasa sistem dengan mikroba, serta bioproses. Secara umum peta penelitian diawali ekplorasi dan karakterisasi mikroba potensial, dan dilanjutkan dengan studi rekayasa mikroba atau sistem yang melibatkan mikroba. Dalam jangka panjang, aplikasi penelitian diarahkan ke bioindustri, serta pengembangan prototipe industri atau pengelolaan lingkungan.

Di bidang aplikasi nutrisi dan farmasetika, berbagai penelitian telah diarahkan ke standarisasi makanan dan minuman fermentasi, pakan fermentasi, teknologi kultivasi jamur, produksi senyawa untuk farmasetika seperti lovastatin dan polyglumatic acid, serta modifikasi tepung dengan bantuan mikroba Di bidang pertanian dan kehutanan dilakukan beberapa kajian antara lain, interaksi tanaman-mikroba, bakteri pamicu pertumbuhan (plant growth promoting rhizobacteria – PGPR), pengendalian penyakit dengan mikroba, serta biofertilizer dan mikroorganisme local (MOL). Aktivitas penelitian di bidang akuakultur antara lain adalah pengembangan sistem akuakultur tertutup, bakteri probiotik, bakteri nitrifikasi, dan teknologi bioflok.

KK Bioteknologi Mikroba juga melakukan pengembangan riset di bidang energi, antara lain adalah  microbial enhanced oil recovery (MEOR), biosolubilisasi batubara, microbial fuel cell (MFC) dan biofuel berbasiskan mikroba. Pada bidang lingkungan hasil penelitian diarahkan ke penanggulangan biokorosi, serta bioremediasi, khususnya dengan memanfaatkan bakteri dan jamur.  Akhir-akhir ini pula terdapat beberapa penelitian yang mengembangkan bionanomaterial dan biopolymer.

Selain melakukan penelitian di kampus, KK Bioteknologi Mikroba pun aktif dalam melakukan pengabdian masyarakat, antara lain dalam mensosialisasikan tat cara kultivasi jamur yang baik, pembuatan yoghurt dan keju, serta penggunaan MOL di berbagai daerah di Jawa hingga ke Bali. KK Bioteknologi Mikroba, baik secara mandiri ataupun dengan KK lain di ITB, bekerja sama dengan perusahaan atau instansi lain dalam aplikasi ilmunya di lapangan, antara lain dengan Pertamina, Pupuk Kaltim, dan Biofarma.

Berita Terkait